Hal Vital dalam Pengembangan Koperasi Tani agar Tidak Hancur

Berdasarkan pengalaman kami mendampingi koperasi petani, faktor
yang menentukan eksistensi koperasi bukan terletak pada modal. Melainkan SDM,
sistem dan perencanaan.
Saat akan mengembangkan koperasi penting bagi Anda untuk menyusun
rencana pengembangan, atau semacam ROAD MAP. Lalu tentukan apa yang perlu
dipersiapkan dari sisi SDM dan pengembangan sistem.
Untuk SDM tentu adanya penyusunan kualifikasi calon pengurus,
mencakup latar Pendidikan , keahlian serta apa pelatihan yang harus diikuti
serta bagaimaan insentif. Sekiranya harus mempekerjakan seorang manager perlu
dirancang kualifikasinya dan sistem insentifnya. Adapun hal ini nantinya dapat
dituangkan ke dalam APART.
Terkait dengan sistem, pengembangan sistem kerja, transparansi
pelaporan dan autopilot management itu penting. Koperasi harus
mempersiapkan SOP terkait keuangan, pertemuan, pelaporan, pelaksanaan kegiatan
teknis sampai hal-hal yang sangat receh, seperti penggunaan listrik,
pemanfaatan kendaraan koperasi sampai urusan kebersihan kantor. Semua harus
dirancang dan dibuatkan mekanisme pelaporan. Lalu jika pelaporan tidak
dilakukan atau SOP tidak diterapkan maka akan ada konsekuensinya.
Demikian juga terkait distribusi keuntungan koperasi kepada
anggota maupun pengurus. Dibuatkan aturannya, serta pengembangan sistem
pelaporan real time agar anggota mengetahui kondisi keuangan koperasi.
Mengerjakan hal-hal tersebut terkesan mudah, namun kenyataannya
bisa memakan waktu yang tidak singkat. Paling tidak koperasi memerlukan waktu
paling tidak 1 tahun untuk melakukan pengembangan, penerapan dan penyempurnaan sistem.
Semua ini harus dilakukan jika koperasi ingin berkembang secara berkelanjutan.
Comments
Post a Comment