Mengapa Petani Enggan Menjual Hasil Panen ke Koperasi ?

 
Ada banyak kasus dimana petani, anggota koperasi pertanian, ternyata tidak menjual hasil kebunnya ke koperasi. Istilah yang lazim digunakan adalah selingkuh. Mereka malah memilih menjual ke tengkulak.

Mengapa demikian?

Tentu ini bersumber dari pemikiran rasional. Seorang petani yang menjadi anggota koperasi kelapa sawit menuturkan pengalamannya. “Saya lebih suka menjual ke tengkulak, karena tidak ada potongan”, jawabnya.

Ada beberapa kasus petani mendapatkan potongan karena adanya kredit Bank dimana koperasi memfasilitasi pembayaran cicilan. Namun ada juga tidak. Di sejumlah koperasi pertanian, potongan penjualan hasil pertanian anggota, menjadi sumber pendapatan.  Bayangkan ketika di saat yang sama, pedagang bersedia membeli dengan harga yang lebih menarik tanpa potongan, maka petani anggota mudah berpindah ke lain hati.

Sementara pertanyaan lainnya  yang muncul, “Kalau saya jual ke koperasi apa manfaat yang lain?” Pengurus koperasi kadang sulit menjawab.

Sementara di salah satu koperasi kelapa sawit, petani dengan senang hati menjual hasil kebunnya. Pasalnya mereka tidak mendapatkan potongan. Tidak hanya itu. Bagi yang menjual buah ke koperasi berpotensi mendapatkan talangan pupuk. Petani bisa ambil pupuk, nanti bisa dicicil dari penjualan buah. Koperasi juga membiaya permodalan melalui unit usaha simpan pinjam. Pembayarannya juga bisa melalui potongan buah.

Belum lagi koperasi secara rutin melakukan pelatihan kepada petani yang tidak selingkuh. Mengusulkan mereka untuk dapat mengakses program. Serta setiap tahun mendapatkan SHU yang menarik,  dan bagi yang beruntung anaknya bisa mendapatkan bea siswa. Dengan adanya system seperti kira-kira adakah petani yang masih berminat menjual buahnya ke koperasi?

Jadi bagi koperasi pertanian yang tidak ingin anggotanya selingkuh, maka  berikanlah layanan yang memudahkan mereka untuk melakukan usaha tani.  Dengan berbagai manfaat yang diperoleh. Toh, melalui pengembangan layanan penyaluran pupuk, kredit, peminjaman alat pertanian juga bakal akan menciptakan pendapatan serta keuntungan bagi koperasi.

Comments