Ini Rahasia Koperasi Mudah Mendapatkan Dukungan Permodalan

 

Sebagaimana badan usaha lainnya, koperasi juga berpotensi mendapatkan dukungan permodalan, baik melalui kredit Perbankkan, bantuan dari LPDB maupun investasi dari pihak swasta. Lalu bagaimana triknya agar koperasi bisa menjadi capital darling?

Tentu agar koperasi dicintai bankir maupun pemodal maka hal harus dilakukan adalah memastikan RAT berjalan secara rutin dan melibatkan anggota aktif. Beberapa lembaga pembiayaan mengsyaratkan pelaksanaan RAT paling tidak dilakukan secara berturut-turut selama 2 tahun. Lalu SHU rutin dibagikan, setidaknya selama 2 tahun berturut-turut. Koperasi idealnya memiliki laporan keuangan yang baik. Setidaknya mencakup arus kas, rugi laba, jurnal, buku besar dan neraca.

Selain itu umumnya para Bankir dan Investor enggan memberikan kucuran kredit atau menanamkan modal untuk usaha yang baru berjalan. Maka sebaiknya koperasi mengembangkan usaha dari kecil hingga berkembang, setidaknya dalam jangka waktu 2- 3 tahun, kemudian mengajukan kredit atau investasi. Dengan bantuan investasi atau kredit pada modal kerja.

Hal lain yang harus diperhatikan koperasi harus melakukan pencatatan aset dan memisahkan kepemilikan pengurus  dengan koperasi. Sehingga dapat dihitung nilai asset yang benar-benar dimiliki koperasi untuk menjadi jaminan pinjaman.

 

Comments